Sabtu, 07 Agustus 2021

Terkait Sesuatu Itu.

Ia berkata, katanya itu adalah ideliasme yang bodoh. Kau berkata bahwa itu adalah ucapan yang keji bagimu, tapi tak terlalu. Mungkin karena moodku sedang baik, ah tapi kurasa karena memang ada juga kebenarannya. Juga, aku suka kalau kau bisa sejujur dan seberani itu.
Juga memang, aku pun tahu dan mengakui sisi tersebut, maka tak kusangkal.

Tapi tak semuanya salah. Justru, jika saja kau tak memiliki masalahmu sendiri akan hal itu, kau juga akan lebih mampu melihat bahwa alasanku begitu rinci dan logis; bukan hanya sekedar alasan.

Yah seperti yang selalu kudengar sedari dulu, semua alasan itu benar. Memang.

Haha, dan lucu sekali. Kau bahkan seringkali tak mau menyebut namanya, nama akan "sesuatu" tersebut. Sama seperti aku yang takut jika menyinggung nama akan sesuatu hal yang lain, atau bahwa dalam kenyataannya aku jarang sekali menyebutkan nama seseorang saat bercerita. Tidak, sesuatu yang lain itu kutakuti hanya akan menyinggungmu atau membuat jarak bahwa "aku berbeda dan lebih darimu"; dan, nama orang-orang itu jarang sekali kusebut dalam ceritaku karena pada mulanya, kupikir itu lebih menghargai mereka (selain beberapa kasus, dimana aku memang memiliki tendensi dan perasaan yang berbeda pada orang tersebut).

Namun bahkan aku mulai "berani" menyebutkan nama-nama orang yang kukenal saat bercerita, karena kau pun tak menunjukan keraguan. Maka, akan kedua nama hal sesuatu tersebut, aku pun tak lagi takut untuk menyebutnya kepadamu; dan kau pun sesekali demikian.

Kita tak seharusnya "takut" akan sebuah nama atau pun label; jika berlebihan, maka hanya akan menciptakan jebakan lain bagi kita sendiri dan juga pemisahan jarak yang lebih serius untuk hal-hal tertentu. Itu juga merupakan salah satu teknik, kau tahu? Untuk menciptakan ... jurang perbedaan dan sebagainya. Ada kaitannya juga, dengan apa yang kutulis sebelumnya.

Ahem.

Maka, walau kita setuju akan solusi yang sementara (untuk sementara ini), aku pun berharap dan juga akan terus berusaha agar kita bisa lebih saling ... memahami tentang ini (juga banyak hal lainnya). Namun apa yang kuminta darimu tak sama dengan ini; karena sesuatu itu, merupakan tuntutan yang melebihi kita sebagai manusia.

Maka, kupikir akan kuberikan sebagian pipa-pipa itu kepadanya saja untuk sekarang. Namun aku akan tetap menyimpan sebagian, setidaknya untuk saat ini.

Ah, tapi akan kuberikan saat aku merasa tepat saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar