Sabtu, 07 Agustus 2021

Tentang Bulan (3)

 ...

Jadi begitulah. Semua hal itu kutulis karena setiap kali, setiap waktunya dekat, aku tak pernah bisa tenang dan selalu takut; walau sedikit.

Memang sialan.

Kubilang di awal bahwa aku lelah seperti ini. Aku lelah harus menjelaskannya berulang kali di situasi "professional"; semata untuk menunjukan bahwa itu bukan sekedar alasan saja atau bahwa memang aku malas, ini memang hal yang menakutkan sekali dan tak bisa kuprediksi dengan tepat.

Ah ya ... tetapi aku tentu juga bersyukur akan kenormalan ini. Juga kupikir, mungkinkah jika begitu spesial sakitnya, maka apa yang akan datang darinya juga merupakan hal yang sangat spesial? Semoga saja, amin. Aku berdoa dan juga akan mengusahakannya.

Begitulah. Lain waktu aku akan menulis tentang hal ini dalam konteks yang lebih serius, namun tidak disini. Juga, memang, karena mengalami sendiri aku menjadi lebih peduli untuk memperjuangkan hak para wanita yang spesial ini.


*


P.s.: Tahukah? Kupikir, alasan dari kebiasaan adik tak seharusnya menikah mendahului kakak adalah agar hirarki keturunannya (ah ya, dan iparnya) tetap terjaga. Haha, hal yang memang bodoh tapi juga kumengerti. Karena ego masing-masing dari kita; aku, dan dia pun aku tahu begitu. Tapi yah tak mengapa, selama tak menimbulkan masalah besar, hal yang demikian adalah wajar dan ringan saja. Ego tak lebih penting dari mendahulukan menikah mereka yang telah siap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar