You know, that one, the obligatory pain all girls must suffer from each time. Well, the "perks" of us huh? Hahaha. Anyhow, because of that, today im gonna publish multiple posts. Don't be surprise; its how i often work, especially, in this time of the month.
*
Jadi lumayan banyak hal yang muncul dalam pikiran. Tidak akan kutuliskan semuanya disini tentu saja, dan tidak selalu bisa kubicarakan semuanya dalam satu waktu tentu saja (juga terkadang ada sedikit rasa kasihan pada yang harus menerima "sampahku" hahaha).
Salah satunya, tentang sesuatu, yang tergantung pada konteks. Ya tentunya semua hal demikian.
Yaitu tentang diam. Katanya diam itu emas, tapi di lain konteks diam itu juga dapat menjadi dosa. Dasar, selalu saja susah menjadi manusia ya.
Diam, padahal "tahu" tentang kebenarannya; diam, karena tak mau lelah memperjuangkan opini diri. Walau memang kita pun tak akan lepas dari kesalahan, tetapi memang jika tak pernah disuarakan, kebenaran yang ada padanya pun akan ikut hilang. Diam menjadi seolah kita menjawab "setuju", jika tak pernah kita tantang dengan jelas sesuatu itu.
Namun memang tak pernah mudah utnuk bersuara, terlebih akan hal yang bertentangan dengan arus utama. Memang berat, memang sulit; namun perlahan saja. Suatu hari, aku pun pasti akan bisa melampaui diriku yang saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar